Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Puisi

Membaca Ulang "Radikalisme"

Facebook/Smail Pamoy Radikalisme merupakan suatu aliran paham politik. Jika kita melihat di KBBI radikalisme adalah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis. Atau sikap ekstrem dalam aliran politik. Kalau dibedah kata radikal itu sendiri adalah maju dalam berpikir atau bertindak. Secara filsafat radikal merupakan sesuatu yang mendasar. Ketika ada suatu ideologi diteliti sampai keakar-akarnya. Hingga dibuka bagaimana dalam secara mendalam. Ketika kita mempercayai suatu ideologi. Bukan lain, pada akhirnya ingin ada suatu masyarakat kolektif akan peruabahan. Jika perubahan itu baik kenapa tidak. Banyak ideologi yang tersebar baik itu secara tulisan atau lisan. Kubu ini serang sana, seraang sini. Hingga akhirnya menemukan suatu pandangan pada suatu yang anarkis. Hingga kekerasan dalam menyelimutinya terjadi. Baik itu kiri dan kanan sama-sama ideologi politik yang menjadikan pahamnya. Lantas perubahan s...

Secangkir Kopi dan Dunia Baru

Facebook/ Aida Ramadhona Jika kopi bisa menenangkan jiwamu. Lalu tunggu apalagi ketika harapan akan dunia baru sudah didepan mata. Ketika satu seduh kopi bisa menghadirkan revolusi tunggu apalagi cepatlah meminum. Agar Revolusi akan suatu perubahan bisa terjadi. Kecepatan itu sudah ditunggu oleh orang yang lapar yang sedang bekerja.  Dalam dunia kampus ngopi adalah salah satu menyehari. Tidak sampai jika mahasiswa tidak sempat dengan ngopi terlebih dahulu. Ngopi sudah jadi bagian terpenting dalam kehidupan kampus. Ketika berdialog atas harapan baru bangsa. Yang setia menemaninya hanyalah kopi hangat. Berdialog sampai larut malam pun tak pernah lupa. Hingga sampai pada matahari terbit tiba.  Ketika malam pun dihabiskan dengan ngopi. Maka seketikapun perubahan bangsa bisa terjadi. Megandalkan secankir kopi untuk berdialog dan berdiskusi untuk mewujudkan suatu pengaharapan. Dunia baru, negara baru samapai kebahagian akan dunia.  Kita bisa beraduargumen ...

Berdialog Dengan Seja, Etah Kapan

Facebook/Penanti Seja Jika malamku selalu dihabiskan digunung, Maka aku tidak akan pernah berhenti tuk merenung. Jika waktuku dihabiskan untuk main, maka aku tidak akan segan-segan mengtakan. Jika aku dihabiskan waktuku dikamar maka aku tidak akan pernah berhenti membaca. Tapi jika aku melihat bangsa ini. Maka aku akan mati-matian memperjuangkannya. Karena kebodohan dan kemiskinan adalah penyakit yang membabi buta dinegeri ini. Dan Jika aku seorang pemimpin maka aku akan erat-erat pegang pada rakyatku. Semua itu, hanyalah ilusi yang tak tau kapan tuk mencapainya. Tapi aku hanya dialog bersama senja yang selalu bergemuruh menyuarakan kebenaran.

Jika Hidup Untuk Mati, Kenapa Mesti Takut

Dokumen/Pribadi Mati adalah sesuatu yang pasti. Jika manusia merasa takut kepada kematian. Lalu kenapa seperti itu, diriku bingung kenapa kematia itu menghantui manusia. Apakah kematian itu bagiku sebuah permata. Kita tidak bisa dinapikan bahwa kematian itu datang bisa kapanpun dan dimanapun berapa. Aku berharap jika kematian itu adalah setan yang menankutkan. Kenapa manusia selalu menghindar darinya. Kebahagian yang didapatkan manusia tinggal hanya menganga. dan menunggu ajal tiba jika itu menhendaki. Kayanya, sekarang ini aku merasa asing. Asing karena jarang berkomunikasi dengan tuhan. Apakah tuhan sendiri rindu terhadapku. Aku sangat rindu dengannya. Tapi aku malu karena karena aku miskin. Dan jarang sekali aku memohon padanya. Tapi aku juga resah dengan manusia disekelilingku yang selalu serakah. Disisi lain aku merasa iri. Tapi tuhan tak pernah menghendaki. Aku hanya bisa memohon kepada siapa lagi. Hidupku yang sekarang tanpa arah tujuan. Jika aku hanya tujuan terhdap k...

Puisi | Jiwaku Bersamamu

Besarnya cintaku padamu Tak sanggup kuucapkan dengan kata-kata Air laut sebgai tintanya Memberikan ragkaian tulisan Besarnya cintaku kepadamu Kutuliskan dengan penuh makna Bersemayam raangkaian kata Besarnya cintaku Bayangannya menghantuiku memberikannya hidup

Puisi | Kenyamanan

Kuberjalan diselokan Sampah diair berantakan Tak mungkin tuk diharapkan Kecuali tuhan memberikan Berjalan kita bersama Tuk menikmati semuanya Berdua kitapenuh makna Jiwa suci penuh makna Kakiku telah berjalan Pada tangga percepatan Suatu hari punya harapan Kita bertemu dipercepatkan

Lagu Manuk Dadali, Perekat Kesatuan

"Mesat ngapuluhur jauh di awang-awang meberkeun jang-jangna bangun taya karingrang kukuna ranggoas reujeung pamatukna ngeuluk ngapak mega bari heberna tarik nyuruwuk" Bait pertama mengandung pengertian melesat menjujung tinggi cita-cita. Siapkan semua yang akan dipersiapkan dari sekarang untuk mencapai cita-cita itu. Lalu siapkan taringmu hingga taris yang menakutkan. Hingga semangat dalam mencapai dan mencari ilmu hingga tercapai apa yang diinginkan. "saha anu bisa nyusul kana tandangna gandang jeung pertentang taya bandinganna dipika gimir dipikaserab kusasama taya karempan kasieun leber wawanenna" Yang kedua ini mempunyai arti siapa aja yang sudah mencapai kana cita-cita. Maka tidak ada yang akan menandinginya. Hingga kehormatan dan kewibawaan ada pada seseorang itu. "manuk dadali manuk panggagahna perlambang sakti indnesia jaya manuk dadali pangkakoncarana resep ngahiji ............ rukun sakabehna" Yang ketika ini membuktikan manuk dadali sebagai...

Puisi I Senja Tak Kunjung Kembali

Rempaan hidup yang begitu besar Kasih dan sayang mulai menghilang Lubuk hati tanpa sadar Hingga gelimetnya dihati yang terdalam Menunggu kekasih datang Kopi yang manis Sampai pada dinginnya Tapi senja tak mungkin datang Kopi manis biar dingin Tapi kenapa Kedinginan itu sampai larut Seperti yang tak terbayangkan. 

Puisi : Tangisan Dipengujung Subuh

Pikiranku mulai sunyi Krukuk suara ayam Bangunkan manusia-manusia yang lelap Pada keheningan malam yang berlalu Hatiku cemas ketitaku buka mata Perih melihat realitas penuh banal Ujaran Kebencian tertanam dalam diri manusia Hingga air mata yang membeku Bau dan busuk gak kuat kumelihatnya Diam dan menganga pada relung hati Pada saatnya aku hanya bisa melihat Lalu kubaca semua realitasnya Mungkinkah aku bermimpi Pada suatu hayalan akan kebahagian Dimana orang-orang takut pada kebodohan Yang melekat akan terlepasnya cinta sesama

Puisi : Jangan Dulu Bilang Merdeka

Tujuh puluh empat tahun telah berlalu Hampasan Perjuangan Dimana-mana Gelora Riang gembira Penjajah dimana-mana Hutang negara semakin tumbuh Kemiskinan semakin meningkat putus sekolah nan Banyak Koruptor bergliria Pantaskah negeri kita bilang merdeka sedangkan kasus agraria belum terselesaikan Pantaskah negeri kita bilang merdeka Sedang kasus pelecehan seksual masih membara Nasibnya bangsa ini Beriang gembira dalam luang masalah mereka masih bisa bernapas Dengan perkataan merdeka diatas masalah yang begitu besar

Puisi : Cinta Masih Belum Membaik

Hari demi hari waktu tetap berjalan Aku menungu kabar yang selama ini menghilang dimanakah kow berada aku akan menunggumu sampai kow tidak akan bisa ku dapat temui sekiranya kow sudi menemuiku aku tidak akan menyianyikan kesempatan itu. aku tidak tau lagi aku harus cari kow kemana padahal disela-sela kesibukanku aku masih bisa menemuimu Aku tidak tau kabarmu apakah kamu masih memikirkan tentang diriku atau jangan-jangan kow tidak sama sekali aku memikirkanmu sampai detik ini aku akan berusaha sekuat tenaga ini aku ingin sekali mengatakan bahwa aku cinta banget sama kamu aku ingin kow ada disampingku selamnya I Love You

Puisi : Diamku Teriak

Dalam diam aku merindukamu Dalam diam aku ingin bicara denganmu Diamku menyimpan jutaan makna Yang tak sanggup ku tulisankannya Rindu aku mulai terasa menyeledup kehati dan rasa Rasa menyimpan kebahagian Kebahagian tiada hentinya

Mimpi Kempat : Dia Lari Dan Pergi Dariku

Aku tidur jam 1 malam Aku tertidur dan aku merasa tidak nyaman Apakah aku selalu berharap Kenapa aku mempunyai pengharapan Aku kejar dia pergi Aku deketin dia menghilang Aku jauhin dia menghilang juga Inilah mimpiku yang tidak ada artinya Karena arti dan tidak berarti Apalah kedua kata itu Menurutku tidak ada artinya Sebelum kita yang memaknainya Lantas bagaimana aku bisa memaknai mimpiku Apakah mimpiku itu Kenapa aku memimpikan yang sama Masih mimpikan tentang dia pada akhir aku tidak mengerti. Bandung, 10 April 2019 Hendi

Mimpi Ketiga ; Kenapa Aku Gak Mimpiin Tentang Tuhan

Bayangan itu adalah cinta Aku terjebak pada cinta cinta yang materil Apakah boleh terjebak oleh cinta materil Aku cinta pada kamu Tapi kecintaan itu membuatku tidak bisa apa-apa Aku terkurung dan terpenjara Nolep semuanya yang kurasakan Sudahlah aku tertidur terlelap Melepasskan semua itu Bayang-bayang itu masuk kepada mimpiku Kenapa itu bisa terjadi Aku ingin semuanya ini berakhir Lalu kenapa aku tidak memimpikan tuhan Apakah aku rasa cinta ini kurang Lalu harus bagaimana Bandung, 06 April 2019 hendi

Mimpi Kedua Gelisah Atas Bayang-Bayang

Cemaslah sudah diriku Aku tidak tau kenapa aku cemas Kecemasan itu masing terbayang-bayang Kenapa aku membayanginya Rasanya takut atas bayang-bayang itu Apalah artinya dengan bayang-bayang Buat apa aku selalu membayanginya Aapakah aku mempunyai sebuah harapan Dimanakah bayangan itu Aku ingin memeluknya Dan tak akan pernah kutinggalkan Lantas dimanakah bayanganku Apakah bayangan itu cinta Lalu kenapa harus cinta Apakah artinya cinta buatku Apakah perlu hadir cinta Bandung, 06 April 2019 hendi

Mimpi Pertama

Tertidurlah Kenapa aku bisa tertidur Lalu kenapa aku bangun Kenapa aku tidur lagi Bayanganku tersimpuh Oleh bayang-bayang dipikiranku Kenapa kow terbayang-bayang dipikiranku Kow bagaikan hantu Hantu yang membikinku penasaran Aku ketakutan dengan bayang-bayang itu Kenapa aku membayangimu Hantu itu rasanya aku ingin menemuinya Dan menunggu balasan darinya Ingin rasanya bayang-bayang itu menusuk pada realitasku Bayang-bayang kenapa kow hadir dipikiranku Bandung 06 April 2019 hendi

Sejarah Pergerakan Mahasiswa

Mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa yang menyandang predikat agen perubahan sosial. Statusnya yang tinggi berkonsekuensi pada suatu tanggung jawab yang sangat besar. Menyikapi tanggung jawab mahasiswa pada masa mendatang itu, mahasiswa memiliki tiga tugas sekaligus, pertama, penguasaan ilmu secara sungguh-sungguh. Kedua, membangun spiritualisme dalam dirinya dan, ketiga, membangun spiritulisme dalam masyarakatnya (Syahrin Harahap:2005). Mahasiswa hendaknya tidak hanya mengandalkan belajar dari bangku kuliah saja, tetapi juga perlu belajar dari organisasi. Tidak semua ilmu pengetahuan dan pengalaman kehidupan tersedia di bangku kuliah. Bangku kuliah hanyalah bagian kecil dari sarana untuk mendapatkan pengetahuan yang bersifat teoretis. Lebih dari itu, mahasiswa harus belajar berorganisasi. Organisasi merupakan wahana efektif untuk mengembangkan potensi diri, sarana belajar bersama, berinteraksi dengan orang lain, membentuk serta mendewasakan karakter, mengasah ketajaman...