Skip to main content

Puisi : Tangisan Dipengujung Subuh


Pikiranku mulai sunyi
Krukuk suara ayam
Bangunkan manusia-manusia yang lelap
Pada keheningan malam yang berlalu

Hatiku cemas ketitaku buka mata
Perih melihat realitas penuh banal
Ujaran Kebencian tertanam dalam diri manusia
Hingga air mata yang membeku

Bau dan busuk gak kuat kumelihatnya
Diam dan menganga pada relung hati
Pada saatnya aku hanya bisa melihat
Lalu kubaca semua realitasnya

Mungkinkah aku bermimpi
Pada suatu hayalan akan kebahagian
Dimana orang-orang takut pada kebodohan
Yang melekat akan terlepasnya cinta sesama

Comments