Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Logika

Menjaga Kewarasan, Merawat Kebebasan

 Kita tidak bisa tau bahwa dirinya sedang berfikir. Kesadaran seolah-olah telah lupa bahwa dia sebenarnya tidak menyadari. Akan tetapi kesdaran hanya bisa disetir pada kendaraan. Dengan demikian dapat bisa mengontrol dengan kecepatan yang sesuai.  Seolah-olah kita tidak bisa kembali jika itu mungkin akan bertanya pada bapak-bapak itelektual kita. Seperti peradaban Yunani Sokrates, Aristoteles dan Plato. Meski terlampau jauh namun semangat mereka berfikir akan selalu dikenang.  Perlawanan terhadap kekaisaran yang menindas tidak bisa tinggal diam. Mereka membuat suatu diskurus yang menyebar ditengah-tengah masyarakat. Hal ini seolah-olah masyarakat dibuat bingung. Dengan suatu kesadaran bahwa dirinya telah dikontrol oleh kelompok minoritas kuat yang memegang status quo .  Status quo tersebut telah menjadikannya tuhan baru. Meskipun hari ini banyak menyuarakan membela atas nama tuhan dan pertarungan dan perpecahan atas nama agama. Bahkan berani mati atas nama perjuanga...

Kembali Pada Saat Yang Sama

 Tulisan ini bukanlah sesuatu yang luar biasa. Namun aku akan tulis secara biasa saja. Soalnya sesuatu yang biasa jika terus menerus dilakuka ia akan merasakan efek yang sangat luar biasa.  Dalam tulisan bukan sajian untuk serius sebab buat serius jika pada akhirnya akan tertawa. Keseriusan dan ketidakseriusan memang dipertanyakan banyak orang seperti pacaran, jodoh dan lain-lain. Memang sangat membingunkan seperti mahasiswa yang teriak keadilan dalam tubuh ketidakadilan sendiri.  Bagiku menjadi mahasiswa adalah momen untuk mencari dan melakukan yang biasa saja. Sebab orang terlalu banyak yang mencari yang luar biasa. Bagiku kedua hal itu memang biasa saja.  Oke, aku menulis bukan untuk curhat apalagi mendonging. Tapi tulisan ini adalah pikiranku baik bermanpaat atau tidak. Sebab kedunya memiliki sesuatu yang biasa saja.  Aku menulis sudah lulus kuliah, kehidupan kampus berlomba-lomba dalam menjadi sosok yang luar biasa. Namun bagi saya, hanyalah ingin menjadi m...

Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis

The study of discourse has reaped the surface for discussion. Discourse is text, speech, both verbal and non-verbal, which is communicated continuously. Discourse is often influenced by social conditions. So that the language or text is no longer neutral. One of the critical discourse analysis models is Norman Fairclough, which offers discourse analysis. According to him, text makers are no longer neutral but are influenced by the social context that develops in the area of ​​the text or discourse maker. In Fairclough's analysis the text contains ideology and power. So the text is seen as a discourse practice and social change. To reveal the meaning and meaning in the text Fairclough offers a three-dimensional analysis. Namely, First, the analysis of texts that contain things such as linguistics, coherence, diction, grammar and vocabulary. So that it is divided into representation, relations and identity. Then the representation is divided into clauses, a combination of clauses and...

Riview Buku, Filsafat Sebagai Ilmu Kritis (Franz Magnis – Suseno)

Dokumen pribadi Pertama penulis melihat buku tersebut menunjukan ketertarikan untuk membaca. Dengan melihat judulnya sendiri terkesan menarik. Hingga menaruh gaya penasaran untuk menulis. Dilihat dari judulnya termuat berbagai rahasia dan mendalam. Apalagi dengan judul kritis, mendengar kata itu tambah penasaran. Apakah betul-betul dalam buku tersebut menuai pemikiran kritis. Selanjuntnya jawabanya ada dalam tulisan ini. Hingga penulis akan menelah secara kritis terhadap bukunya. Pada akhirnya menemukan suatu kritik terhadap buku itu. Filsafat merupakan suatu telaah pemikiran tentang hakikat segalanya. Dibalik hakikat terdalam ada pemikiran filsafat tentangnya. Persoalan itu akan dibahas secara rumit tentangnya. Dengan memikirkan tentang tuhan, alam dan kehidupan manusia sebagaimana seharusnya. Ketiga poko tersebut akan menjadi objek kajian dalam filsafat, Menemukan suatu kerenungan dalam makna yang sebenarnya. Jika kita lihat seorang filsuf Deridda. Dia menyebutkan teori ...

Atas Nama Tuhan, Atas Nama Umat

Persoalan teologi merupakan pembahasan yang fundamental. Kita bisa lihat keimanan seseorang kita bisa ukur dan lihat kepada siapa dia beriman. Apakah dia iman kepada dua hal itu atau tidak. Jika kita anggapkan bahwa perbandingan kedua hal itu. Mana yang seharusnya kita imani yang sebenarnya. Jika secara transendental iman kepada tuhan merupakan suatu yang mutlak. Tapi beda halnya dengan Hassan Hanafi. Menurutnya teologi harus disandarkan terhadap kenyataan realitas sekarang. Karena baginya atas nama tuhan yang melangit dan atas umat manusia sebagai penghuni bumi. Atas nama umat manusia diartikan sebagai persoalan yang fundamental dimuka bumi. Karena tujuan untuk menjaganya hingga sampai pada tahap kemajuan dan kesejahtraan. Karena persoalan sekarang yang menjadi problem adalah keterbelakangan, kemiskinan dan kebodohan sudah masuk ditubuh umat islam. Bagi Hassan Hanafi kondisi seperti ini mesti dirubah. Yang fundamental adalah teologi karena hal itu di mengatakan atas nama manusia...

Paradigma Baru Dalam Islam: Pluralisme, Sekularisme dan Liberalisme

Masalah dalam islam tak pernah selesai. Seiring perkembangan zaman waktu dan orang yang berfikir selalu ada penafsiran yang berbeda. Kemungkinan besar terjadi karena adanya latar belakang dan pengalaman yang berbeda. Islam memandang bahwa kedudukan manusia lebih tinggi. Karena itulah islam hadir sebagai rahmatalil alamain . Lalu apakah mungkin dari perbedaan tersebut akan berbeda dari makna sebenarnya. Karena tanda dalam islam yang sebenarnya adalah langsung dari Nabi. Adanya pluralisme, sekularisme dan liberalisme memungkinkan akan hal itu. Bahwa keadaan hal itu disebabkan adanya latar belakang dan penglihatan secara empiris yang berbeda. Karena itulah menurut paham liberalisme. Subjek mampu menentukan nasibnya sendiri karena itulah ia bebas. Semisal liberalisme pada John Lock memungkinkan adanya kepemilikan pribadi. Sebelum lahir liberalisme belum ada yang namanya kepemilikian. Dengan adanya hal itu manusia bebas dalam berfikir. Akan tetapi kebebasan itu sendiri harus menghorma...

Hembusan Angin Buzzer Politik

Dokumen Pribadi Jika politik dikatakan oleh Hassan Hanafi adalah suatu pembelaan. Keadilan yang diperjuangkan dalam pembelaan tersebut. Perlawanan terhadap ketidak adilan merupakan hal wajib. Karena pada saat tentu perbincangan seperti ini lazim dikonsumsi. Apalagi persoalan politik yang sudah keluar jauh dari haikat demokrasi rakyat.  Politik seperti sekarang seperti dilemahkan. Dengan dibuktikannya beberpa masalah yang sampai saat sekarang tak kunjung selesai. Seperti masalah kemiskinan, kesenjangan dan keterbelakangan. Semua masalah tersebut serasa dilemahkan oleh politik itu sendiri. Karena yang memegangnya pun para elit yang penuh dari kepentingannya.  Status qua yang mereka langgengkan semakin langgeng. Karena tidak adanya otoritas perjuangan rakyat yang dilakukan. Pada akhirnya semacam itu sebagai biang kladi pnindasan berasal. Deskriminatif terhadap kaum minoritas serang mulai tergaungkan. Dengan memegang sistem yang mereka miliki.  Jika Hit...

Kejahatan Berawal dari Orang yang Normal

Facebook/ Kejahatan Jika kebenaran itu berawal dari logika. Maka imajinasi sebagai pembuka ruang-ruang dunia yang tertutup. Ketika seseorang yang biasa dilakukan oleh kebanyakan orang. Maka sulit untuk berimajinasi untuk masuk kepada tabir mimpi. Banalitas yang membelenggu dan menghegemoni manusia. Menjadi kediktatoran akan kepatuhan dan tak bisa berimajinasi. Ketika tuhan membukanya untuk manusia. Maka seketika itupun manusia berwajah baik dengan kacamata kuda. Banalitas artinya sesuatu yang biasa terjadi. Dan sangat lemah dan melemahkan orang lain. Jika banalitas dikatakan oleh orang-orang yang suka berkelompok. Seketika itupun manusia menjadi musuh bagi manusia. Karena jika melihat orang lain yang berbeda dengan kita seketika itupun manusia berpikir dia bukan keluarga kita. Kita mesti disadari ketika kita melihat penomena yang biasa. Padahal jika kita menganalisisnya lebih dalam bisa ada beberapa kemungkinan. Bisa saja itu baik ataupun bisa terjadi adalah suatu kejahatan ...

Selalu Ada Kebahagian, Saat Kumpul

Dokumen Pribadi Teman terbaik adalah yang selalu ada. Jika temanmu selalu mengisi kebahagianmu. Disaat kamu membutuhkan dia selalu ada. Dia selalu mengisi duniamu. Apapun yang terjadi dia selalu menolong. Kemana-mana bisa bersama. Dan dia merancang masa depan yang ia rencanakan. Dimasa depan dia selalu memikirkan bagaimana kebersamaan itu selalu terjalin. kedepan mereka akan mempunyai cita-cita yang besar. Mereka dibangun atas kebersamaan yang dimilikinya. Sahabat terbaik akan memikirkan dan menghargai kondisimu. Jika dia mengerti atas kegelisahanmu. Itulah sahabat terbaikmu. Mereka akan saling mengisi satu sama lain. Persahabatan itu, Akan terbangun jika visi itu selalu dibicarakan. Mereka akan sibuk bagaimana menata massa depan dengan baik.  Dari situlah teman baik terbangun. Jika kamu masih memikirkan dirimu saja. Bagaimana tentang kondisi dilingkunganmu. Apakah hal itu terpikirkan. Jika tidak lakukanlah dari sekarang. Mulai mengerti tentang sekelilingmu. Apalagi...

Reuni 212 Narasi Politik atau Ukhuwah Islamiyah

Salah satu yang membumikan negara indonesia adalah ketika asksi 212 yang menjadi lautan manusia diibu kota kala itu. Akan tetapi permasalahan seperti itu selalu berlanjut dengan membawa narasi politik identitas masing-masing.   Kenyataannya adalah bahwa kesatuan islam telah bersatu dengan disatukannya oleh seorang gubernur dki jakarta waktu itu. Sehingga rakyat indonesia pada khususnya yang beragama islam terpanggil dengan dalih jihad. Bahwa apa yang kita kerjakan adalah sebuah jihad untuk membela agama islam sendiri. Tetapi disisi lain dengan keadaan seperti itu agama islam bisa bersatu tanpa memandang bulu garis keturunan ataupun beda pemahaman. Disitu hanyalah kebersatuanlah yang ada sehingga ukhuwah islamiyah terasa dikala waktu aksi sedang berlangsung. Ribuan umat islam   memadati kota jakarta untuk membela sebuah keadilan dinegeri indonesia. Semua orang   menuntut untuk menegakakan sebuah keadilan didalam negeri dan bangsa yang kita cintai ini. Semua itu ada...