![]() |
| Facebook/Smail Pamoy |
Kalau dibedah kata radikal itu sendiri adalah maju dalam berpikir atau bertindak. Secara filsafat radikal merupakan sesuatu yang mendasar. Ketika ada suatu ideologi diteliti sampai keakar-akarnya. Hingga dibuka bagaimana dalam secara mendalam.
Ketika kita mempercayai suatu ideologi. Bukan lain, pada akhirnya ingin ada suatu masyarakat kolektif akan peruabahan. Jika perubahan itu baik kenapa tidak.
Banyak ideologi yang tersebar baik itu secara tulisan atau lisan. Kubu ini serang sana, seraang sini. Hingga akhirnya menemukan suatu pandangan pada suatu yang anarkis. Hingga kekerasan dalam menyelimutinya terjadi.
Baik itu kiri dan kanan sama-sama ideologi politik yang menjadikan pahamnya. Lantas perubahan seperti apakah yang mesti di inginkan. Radikalisme dimata publik sudah menjadi momok yang menakutkan. Perubahan itu terjadi seiring waktu hingga menemukan satu titik siapa yang memperjuangkan radikalisme itu sendiri.
Paham yang kuat hingga menimbulakan pertumpah darah. itu tidak di inginkan. Karena pada hakikatnya manusia perlu adanya kebahagian dengan tentram. Semua manusia menginginkan hal itu. Kita tidak bisa menghalau karena pikiran manusia yang radikal.
Melihat fenomena seperti itu tidak bisa dihalau karena itulah ciptaan manusia yang berbeda. Tapi dengan perbedaan itulah kita dapat mengenal siapa kamu dan siapa kita.

Comments
Post a Comment