Skip to main content

Mahasiswa dalam "Tempurung"

Dokumen Pribadi
Jika kita bilang mahasiswa adalah agen perubahan. Yang mana tidak tunduk pada penguasa. Kritikannya tajam sampai lawan pun tak bisa bergerak. Luasnya pengetahuan melekat dalam dirinya. Hingga akhirnya perubhan bisa terjadi.

Tapi pertanyaannya apakah mahasiswa seperti itu semua. Jelas tidak, kita bisa melihat dikampus karakter mahasiswa dan tipologinya. Mereka beradu argumen dengan segudang pemikirannya. Tapi tak banyak juga mahasiswa yang biasa saja.

Kebiasaan mahasiswa adalah membaca dan berdebat. Mereka disegani lewat pengetahuannya. Karena itulah mereka bisa seperti itu. Sejauh mata memandang kita selalu membanggakan akan hal itu. Mereka selalu berbicara akan perubahan. Jalan makanan seperti itulah yang menjadi santapannya.

Akan tetapi apakah benar mahasiswa seperti itu. Menurutku selama aku kuliah cuma hanya berapa peser yang seperti itu. Bahkan mahasiswa seperti itu sulit ditemukan. Bahkan lebih banyak mahasiswa biasa ketimbang mahasiswa yang kritis.

Menjumpai mahasiswa seperti itu rasanya sulit. Malahan lebih gampang menemukan mahasiswa yang biasa saja. Mahasiswa tidak lebih seperti budak yang semaunya disuruh sama seniornya. Mereka terjerat oleh kekuasaan yang menindas. Mereka di tindas dengan segala sistem yang merajalelanya.

Mahasiswa hilang akan daya nalar kritisnya. Mereka tunduk dan patuh pada seniornya. Karena itu lah kenapa revolusi sampai sekrang tidak pernah terjadi. Manpaatkan waktumu karena waktu bisa memenjarakanmu.

Comments