Skip to main content

Kehidupan Pelanggaran HAM, Tak Kunjung Selesai

Persoalan HAM tak kunjung selesai. Melihat kasus-kasus pelanggaran HAM ditahun 2019 sangat banyak. Hingga pulusan sampai ratusan kasus terjadi ditahun 2019.Fenomena tersebut meski ditangani secara serius. Jangan sampai yang mempunyai kebijakan lupa akan hal itu.

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak dasar kebutuhan manusia. Secara internasional diperingati yaitu 10 desember. Yaitu dideklarasikan pleh PBB Declaration of Human Right. Hal tersebut sebagai jawaban atas perang dingin. Yang kala itu telah terjadi jutaan manusia yang mati akibat perang.

Yang paling mendasar bagi Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak untuk hidup, hak kemerdekaan, hak untuk memiliki dan hak untuk mengeluarkan pendapat. Secara mendasar seperti itu tapi disisi lain banyak kebutuhan manusia yang harus terpenuhi. Seperti hak untuk mendapatkan pendidikan dan yang lebih penting adalah hak untuk menentukan nasibnya sendiri.

51 kasus pelanggaran HAM pada tahun 2019 menurut koalisi peringatan Hari HAM (Koper HAM). Pelanggaran tersebut seperti penggusuran paksa, perampasan lahan, pelanggaran hak-hak buruh, pelanggaran terhadap hak untuk menentukan kayikanan seperti agama. Kemudian kasus salah tangap seperti aksi reformasi dekorupsi. Tindak kekerasan aparatur negara, pembiaran kasus karhutla sampai kekerasan pada perempuan.

Semua itu mesti dijawab secara serius, dengan mengeluarkan peraturan yang menuju kemanusian. Bukan malah Undang-undang tersebut berpotensi melanggar HAM itu sendiri.

Comments