Skip to main content

Kala Cinta, Seorang Pemimpin!


 
Dokumen Pribadi
Kepemimpinan adalah suatu pengendalian atas elemen-elemen dibawahnya maka ketika  menjadi seorang pemimpin harus tau bagaimana konsep kepemimpinan tersebut. Yang menjadikan faktor kepemimpinan adalah sejauhmana mereka bisa konsisten atas kecintaanya terhadap organisasi. 

Organisasi mengajarkan untuk mencari kekuatan dan mengumpulkan sebuah kekuatan untuk mencapai kepada cinta. Rasakan cinta itu oleh hati maka hati dan cinta akan membuat sebuah rasa yaitu  rasa cinta terhadap sesuatu. Semua  lini organisasi adalah sama pada hakikatnya mempunyai visi misi dan tujuan tapi dalam mereduksi sebuah tujuan itulah yang membedakan mereka. Ketika sudah cinta maka kita tidak akan sekali-kali meninggalkannya. 

Jangan seperti saya, saya merukan salah satu orang yang bercita-cita sangat tinggi sehingga banyak sekali organisasi yang saya ikuti dan semua itu adalah sama semuanya adalah bagaimana menumbuhkan rasa cinta kita terhadap sesuatu. 

Kecintaan kita terhadap sesuatu itulah yang disokong oleh keikhlasan. Maka ketika cinta  hadir disetiap individu akan hilangnya rasa dengki, iri, sombong dan lain sebgainya maka puncaknya adalah cinta yangmenjadikan konsisten atas apa yang kita kerjakan dengan berlandaskan keikhlasan. 

Maka penting sekali untuk masuk terhadap organisasi maka disini saya katakan sebagi organisatoris yang memasuki berbagai organisasi. Tapi setiap orang pasti mempunyai perinsip yang berbeda dan itu tidak menjadi sebuah masalah. Keinginan yang kita capai harus lakukanlah dengan khusu agar apa yang kita capai mendapattkan hasil yang sangat luar biasa maka disinillah pentingnya sebuah kepemiminan. 

Seorang pemimpin harus bijaksana dan untuk mencapai kebijaksanan itu harus dengan kekuatan yang mendalam. Dan kekuatan itu hadir ketika kita kolektip kolegial untuk memadang sesuatu itu harus dragukan setiap penyataan yang kita hadapi maka puncak kebijaksanaan disinilah dituangkan. Untuk mecapai cinta yang lebih penting adalah kebijaksanaan. 

Kemudian kedua yang harus dilakukan bagi seorang pemimpin adalah bagaimana cara dia merasa dengan rasa cinta melihat sesuatu itu. Kecintaan yang ditumbuhkan itu akan membuat sebuah pola yaitu rasa cinta terhadap sesuatu bagaimana kita merasa kehidupan ini dengan cinta yang tidak lain adalah kecintaan. Kemudian ketiga yaitu bertindak bagaimana kita bertindak dengan rasa cinta terhadap sesuatu maka dipandang perlu bagi kita bersikap bijaksana dan ini  setiap diri manusia kita harus lakukan. Betindak yang lakukan jangan sampai melukai hati orang lain dan jangan sekali-kali membuat orang lain tersinggung atas apa yang kita lakukan maka disinilah pentingnya atas sebuah kebijaksanaan. 

Kemudian terkahir adalah bagaimana caranya agar kita dalam hal berfikir, merasa dan bertindak itu harus mempunyai nilai yang tergantung. Maka posisi pragmatis yang dilakukan itu menjadi hal yang penting bagaimana tujuan kita dalam memimpin dan kepemimpinan itulah yang kita perjuangkan. Untuk merubah kondisi masyarakat kearah yang lebih baik dan menacapai kepada puncak yang dsangat tinggi yaitu kecintaan kita terhadap tuhan dan kecintaan kita kepada rakyat.                                                             

Comments