Skip to main content

Setelah Kehadirannya!

 


"Negeriku Tak Seindah Dulu" 
Situasi sulit telah menekan kehidupan sekarang. Tekanan tersebut bernama Covid19 yang massuk pada kehidupan manusia. Kehidupan serasa penuh dengan ketakutan akan kematian. Kenapa kita hidup sedangkan pada akhirnya kita bertemu dengan suatu gerbang yang dinamakan kematian. 

Serasa kehidupan yang penuh dengan gejolak pertentangan kekuasaan. Kehidupan yang saling medominasi diatas kepentingan para kelompok tersebut. Silang pendapat serta pergulatan pemikiran seolah-olah mereka menampilkan pada cermin yang kosong. Sebab cermin tersebut diletakan di WC yang penuh dengan kotoran. 

Sekelompok orang ada yang menyurakan yang dianggapnya penuh dengan kebenaran. Padahal ingin muncul kepermukaan. Sebagai seorang yang lahir dari kerajaan bebas melakukan appaun. Kekuasaan yang ia hendaki sangat mudah diakses seperti main game di warnet. Seolah-olah punya relasi dalam kehidupan yang senantiasa penuh dengan hasrat kekuaasan. 

Kita tidak pernah tau nasib pasca pandemi ini. Kehidupan seperti apa yang dimungkinkan akan terjadi. Bagiku semuanya telah sirna kita bergantung kepada siapa. Kaum saintis telah berusaha mati-matian untuk menemukan vaksin tersebut. Sedangkan kaum agamawan masih sibuk dengan segenap hegemoninya. Dengan berlomba-lomba pada ketenaran pada dirinya. 

Pada konteks ini, bagaimana kaum agamawan menjawab persoalan tersebut. Umatnya menunggu jawaban dari semua kehidupan sekarang. Bagaimankah posisi agama dalam menjawab problematika sekarang?. 

Comments